JAKARTA - Diabetes merupakan penyakit metabolik yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Penyakit inipun juga penyumbang terbesar bagi kematian di Indonesia. 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin Metabolik dan Diabetes RS Pondok Indah dr. Wismandari Wisnu, Sp.PD-KEMD menyarankan agar warga melakukan deteksi dini untuk mencegah komplikasi diabetes berkelanjutan. Cek rutin kadar gula dalam darah juga bisa membantu mencegah berlanjutnya penyakit ini. 

"Kelompok risiko tinggi dengan hasil pemerikasaan glukosa plasma normal sebaiknya diulang setiap tiga tahun. Kelompok pre diabetes pemeriksaan diulang tiap satu tahun," ujar Wismandari di Jakarta, Selasa (7/11/2017). 

Ada tiga pencegahan yang bisa dilakukan terhadap penderita diabetes untuk mencegah komplikasi. Ketiganya adalahn primer, sekunder dan tersier yang bisa diaplikasikan sesuai tipe diabetes yang diderita pasien. 

"Ketiganya sangat berbeda. Pencegahan primer, misalnya, adalah upaya yang ditujukkan pada kelompok yang memiliki faktor risiko  yakni mereka yang belum terkena untuk mendapat DM dan kelompok intolerasni glukosa," papar dia. 

Pencegahan tersier ditujukkan bagi penyandang diabetes yang telah penyulit. Pencegahan ini agar mengurangi kecacatan pada penderita diabetes. 

"Jadi pencegahan ini terjadi untuk mengurangi kecacatan yang ditimbulkan. Dalam hal ini untuk meningkatkan kualitas hidup," katanya

Sedangkan untuk pencegahan sekunder ditunjukkan untuk menghambat timbulnya penyulit. Jadi pencegahan ini untuk mengendalkikan kadar gula sesuai target terapi serta pengendalian faktor risiko penyulit. 

"Pencegahan ini dengan melakukan deteksi dini adanyanya penyulit merupakan bagian dari pencegahan sekunder," ucap dia. (alv)

 

Oleh : Rina Anggraeni        Sumber : https://lifestyle.sindonews.com/read/1255271/155/pentingnya-pemeriksaan-dini-untuk-mencegah-diabetes-1510046374

 
Tags :